Bismillah... Untuk setiap duka yang terasa panjang... Semoga Allah mudahkan kita melihat hikmah di baliknya. Untuk setiap luka yang diam-diam terasa… semoga Allah menjadikannya penggugur dosa. Untuk setiap sedih yang singgah tanpa diminta... semoga Allah menghitungnya sebagai doa yang tak sempat terucap. Untuk setiap tangis yang jatuh dalam sepi… semoga Allah menyimpannya sebagai pahala yang tak terlihat. Untuk setiap hati yang pernah terasa berat… semoga Allah menggantinya dengan ketenangan yang pelan-pelan datang. Untuk setiap langkah yang tertatih menahan perih… semoga Allah menjadikannya jalan pulang menuju hati yang lebih kuat. Untuk setiap hari yang dilewati dengan tabah… semoga Allah menghadirkan hari di mana kita tersenyum sambil berkata, “Terima kasih Yaa Allah... Ternyata aku bisa melewati semuanya.” ✨ Catatan 07 Ramadhan 1447H Maros, 25 Februari 2026
![]() |
| source: kabarinews.com |
Dan sampailah kita pada hari ke tiga belas. Huff, siapa pula yang mengajukan tema ini, ckckck -,-
Baiklah-baiklah. Tantangan tetaplah tantangan, maka, mari kita berbicara tentang cinta pertama.
"cinta pertama, sulit dilupakan walau ia belum sempat dimiliki"
-Anonim.
-Anonim.
Cinta pertama bagiku adalah mama dan bapak. Lalu ada kakek yang mengadzaniku, ada nenek yang setia merawat. Ada om dan tante terbaik sepanjang hidupku. Hah, sudah ada berapa orang yang kusebutkan? Mereka semua adalah cinta pertamaku, orang-orang yang pertama kali mengajar dan memberiku cinta juga kasih sayang yang setulus-tulusnya.
Belakangan, aku baru tahu satu hal. Tentang cinta, mestilah Allah dan Rasulullah yang didahulukan sebelum mereka yang aku cintai. Maka, sampai saat ini, aku terus belajar mencintai Allah dan Rasulullah.
Duhai Allah, izinkan amma mencintai-Mu dengan sebaik-baiknya mahabbah. Izinkan amma mencintai Rasulullah sebagaimana ia mencintaiku, jauh sebelum aku tahu tentangnya. Allahumma shalli wa shallim wa barik 'alaik.
***
Tentang cinta pertama, siapapun kamu yang mengajukan tema ini, jika yang kau maksud adalah cinta pertama selain yang kutulis di atas, maka jawabannya hanya Allah yang tahu. Sebab hatiku hanya milik-Nya.
Landak Baru, 18 Desember 2018

Komentar
Posting Komentar