Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2016

Catatan terakhir...

Blessed August

A kindly reminder for my self Entah pernah baca ini dimana, katanya rumus kehidupan sebagai seorang hamba adalah doa, ikhtiar, dan tawakal. Karena ikhtiar tanpa doa itu sombong, dan doa tanpa ikhtiar itu sama saja bohong. Lalu, setelah berikhtiar dan berdoa, biar Allah yang menetapkan hasil terbaiknya. Itulah bentuk tawakal. Tapi, ada satu hal yang harus berjalan beriringan dengan doa, ikhtiar, dan tawakal, yaitu sangka baik... yang muaranya takkan jauh-jauh dari syukur ataupun sabar, dan tidak ada kerugian di antara keduanya. Kalau bersyukur, Allah tambah nikmatmu, kalau bersabar kamu mendapat pahala, dan Allah bersamamu.  Berbaik sangkalah pada Allah bahwa semua ketetapan-Nya adalah yang terbaik, karena Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya.  Jangan pernah lepaskan sangka baikmu pada Allah, ya. ♥️🤗 Maros, 31 Agustus 2026 

Terbang

Mati satu tumbuh seribu Sedihnya jangan lama-lama Tegarkan hatimu dan melangkahlah Ini semua tlah Tuhan rencanakan Jadi jangan bersedih lagi Dipaksakan nanti sakit hatimu Pilihan Tuhan pasti jauh terbaik (Jangan Bersedih-Tiffany Kenanga) Sedihnya jangan lama-lama. Intinya itu. Mian, nda buat ka puisi, tapi semog a lagu itu bisa menjadi penyemangatmu , ( meskipun kita tidak sedang membahas tentang: patah. hati . jatuh . cinta . dalam arti yang sebenarnya ) Bukankah cakupan cinta dan hati bukan hanya sekedar batasan perasaan ala abege? Toh, kita sudah melalui banyak hari yang mengajarkan tentang cinta yan g sungguh , hati yang jernih , budi tanpa pamrih. Bukankah masalah adalah guru terbaik yang memberikan kita pengalaman, untuk kemudian kita petik hikmahnya. Yah, kita tidak sedang bicara cinta meskipun di sountrack tadi banyak cintanya. Ini tentang harapan-harapan yang kita selipkan dalam doa. Tentang mimpi-mimpi yang kita gumamkan di setiap sujud. Tapi j...