Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Catatan terakhir...

Twenty Eight

Pelajaran di usia dua puluh delapan tahun: Ayo kita cintai dan maafkan diri kita sendiri. Maafkan juga kesalahan orang lain, bukan karena kita pantas disakiti, tapi demi kelegaan dan ketenangan diri sendiri. Sadari bahwa kita hanya manusia. Aku, kamu, dia, mereka, semua berpotensi berbuat salah dan membuat kecewa. Kita bukan malaikat. Itulah kenapa Allah memberikan kita hati, akal, dan pikiran. Kita diberi pilihan mau memaafkan, mau mengikhlaskan, mau menerima dengan lapang, atau mau memelihara dendam dan kebencian. Kita diberi pilihan mau menjalani hidup dengan bahagia dan tenang atau membuang-buang waktu dengan penyesalan yang tidak ada habisnya.  Kali ini, aku memilih diriku sendiri. Terima kasih ya Amma, sudah bertahan sejauh ini. Tenang saja, ada Allah kok. Jangan putus doa-doa baiknya. Gak akan rugi, insyaa Allah.  Untuk semua hal yang tidak kamu adukan pada ayah, tidak pula kamu tangisi di makam ibu, dan hal-hal yang tidak kamu ceritakan pada adikmu, aku cuma mau bilang...

Semoga Lupa

Sebenarnya, ada banyak sekali yang ingin kutuliskan di sini. Tentang luka - luka yang kugoreskan sendiri dan ditancapkan orang lain pada diriku. Tentang kisah saling menyakiti dan egoisme yang tak kunjung reda. Tentang air mata yang semakin hari kian tak tahu diri, jatuh tanpa permisi. Tentang cerita lama yang berulang kali terjadi. Itu lagi. Itu lagi. Sekiranya bisa, ingin kuhapus saja semua kenangan pahit. Jangan lagi ada kata dendam. Luka-luka ini, biar kuobati sendiri. Tapi, bisakah manusia saling menyelamatkan saja? Aku, ingin sekali bercerita. Aku, ingin sekali bercerita. Kuulang lagi. Kuulang lagi. Lalu kutelan kembali mentah-mentah. Entah sampai kapan, yang kutahu, Allah satu - satunya tameng kekuatan. Sudah cukup kekhilafan yang kusaksikan. Mohon Allah, jangan biarkan aku khilaf. *** Kutitipkan catatan ini di sini. Semoga kelak, ketika kubaca kembali, kisah ini sudah terganti dengan cerita-cerita indah yang kurindukan sejak lama. Semoga kelak, ketika kubaca kembali, ...