A kindly reminder for my self Entah pernah baca ini dimana, katanya rumus kehidupan sebagai seorang hamba adalah doa, ikhtiar, dan tawakal. Karena ikhtiar tanpa doa itu sombong, dan doa tanpa ikhtiar itu sama saja bohong. Lalu, setelah berikhtiar dan berdoa, biar Allah yang menetapkan hasil terbaiknya. Itulah bentuk tawakal. Tapi, ada satu hal yang harus berjalan beriringan dengan doa, ikhtiar, dan tawakal, yaitu sangka baik... yang muaranya takkan jauh-jauh dari syukur ataupun sabar, dan tidak ada kerugian di antara keduanya. Kalau bersyukur, Allah tambah nikmatmu, kalau bersabar kamu mendapat pahala, dan Allah bersamamu. Berbaik sangkalah pada Allah bahwa semua ketetapan-Nya adalah yang terbaik, karena Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Jangan pernah lepaskan sangka baikmu pada Allah, ya. ♥️🤗 Maros, 31 Agustus 2026
Ini postingan dadakan, ngetiknya pun di hape. Jadi kalau typo dan tidak jelas harap maklum. Anu, sebenarnya ini request dari seseorang yang... ekhem, baji' sekali baperannya. Dikiranya mungkin jago sekali meka nulis, padahal deh.... memang jago *biarma narsis, blogku ji :P hahaha Entah sejak kapan saya jadi akrab sama dia, lama mi baa, padahal dia mantanku, biasanya kan kalo anak sekolahan sama mantannya nda mau mi baku bicara untung baik hati ja mau jadi teman curhatnya *eh yes, ada orang ta'bangka haha... mantan musuh bebuyutan maksudku. Kalau kuingat-ingat kejahilanku ke dia, gat nyangka aja gitu bisa jadi kayak sodara sama dia. Terus tempo hari, eh dulu-dulunya kemarin, kemarin-kemarinnya kemarin, sotta'-sotta' ka tebak seseorang yang selalu kasih baperki, dan yes, tojeng ternyata. Mungkin itumi namanya sotta'-sotta' berhadiah wkwk... Tunggu, pusinga' apa mau kuceritakan tentang dia dan si Anu, intinya kasian ki mantanku karena harus menanggung beban...