Bismillah... Untuk setiap duka yang terasa panjang... Semoga Allah mudahkan kita melihat hikmah di baliknya. Untuk setiap luka yang diam-diam terasa… semoga Allah menjadikannya penggugur dosa. Untuk setiap sedih yang singgah tanpa diminta... semoga Allah menghitungnya sebagai doa yang tak sempat terucap. Untuk setiap tangis yang jatuh dalam sepi… semoga Allah menyimpannya sebagai pahala yang tak terlihat. Untuk setiap hati yang pernah terasa berat… semoga Allah menggantinya dengan ketenangan yang pelan-pelan datang. Untuk setiap langkah yang tertatih menahan perih… semoga Allah menjadikannya jalan pulang menuju hati yang lebih kuat. Untuk setiap hari yang dilewati dengan tabah… semoga Allah menghadirkan hari di mana kita tersenyum sambil berkata, “Terima kasih Yaa Allah... Ternyata aku bisa melewati semuanya.” ✨ Catatan 07 Ramadhan 1447H Maros, 25 Februari 2026
Jangan sekali-kali mengusik dua wanita dengan ikatan batin yang kuat.
Jangan pernah menorehkan luka pada anak dan ibu yang terikat hatinya.
Sebab jika tameng yang kau miliki hanya tercipta dari kata coba-coba.
Maka bersiaplah menghadapi dua kekuatan kasih yang tak pernah kau angankan.
Jika kau melupakan ini, mari kuingatkan.
Batin seorang ibu dan anak perempuannya terpaut dan menyatu bagai magnet.
Walau ruang dan waktu menjeda, tak usiknya tuk semakin kokoh.
Maka jangan sekali-kali menguji kesabaran satu dari mereka.
Sebab adalah kekuatan kental yang tak dapat kau pandang.
Berhembus bagai angin.
Yang hanya dapat kau rasa ketika ia di depan mata.
Lalu kau bisa apa, ketika kekuatan yang teramat itu berada di depan matamu?
Ketahuilah, kekuatan itu tercipta dari ikatan batin yang tak berujung.
Maka bersiaplah menanti kekalahan.
takutja sm 2 wanita... mundurma nah :D
BalasHapus*sjutu dngmuhhh... Berurusan dengan 'dua wanita', siap2lah menanti kekalahan!
Hihihi.... yes dapat bala bantuan*eh
HapusAyo sini siapa brni lawan hatinya dua wanita :D