Bismillah... Untuk setiap duka yang terasa panjang... Semoga Allah mudahkan kita melihat hikmah di baliknya. Untuk setiap luka yang diam-diam terasa… semoga Allah menjadikannya penggugur dosa. Untuk setiap sedih yang singgah tanpa diminta... semoga Allah menghitungnya sebagai doa yang tak sempat terucap. Untuk setiap tangis yang jatuh dalam sepi… semoga Allah menyimpannya sebagai pahala yang tak terlihat. Untuk setiap hati yang pernah terasa berat… semoga Allah menggantinya dengan ketenangan yang pelan-pelan datang. Untuk setiap langkah yang tertatih menahan perih… semoga Allah menjadikannya jalan pulang menuju hati yang lebih kuat. Untuk setiap hari yang dilewati dengan tabah… semoga Allah menghadirkan hari di mana kita tersenyum sambil berkata, “Terima kasih Yaa Allah... Ternyata aku bisa melewati semuanya.” ✨ Catatan 07 Ramadhan 1447H Maros, 25 Februari 2026
Karya: St. Rahmah Syam
Kau terlalu menjunjung tinggi sebuah rasa bernama kesetiaan
Bersampul penantian
Mengalungkan harapan dalam sebuah penghianatan
Tak jua menoleh ke timur sana
Pun di balik cakrawala barat
Ada secerca cahya yang 'kan mengikis kalbu
Sebuah kobaran tak berwujud
Yang 'kan membakar sayatan luka di hatimu
Tidakkah kau mampu memutar ulang kenyataan?
Bahwa apa yang kau pandang adalah semu
Hanya ada di dalam angan
Sebuah impian bertajuk abstrak
Lenyap oleh gemuruh petir dan hening malam
Tertelan badai kesunyian
Beranjaklah menanti
Sebelum waktu beranjak bersahabat denganmu...
~Guratan di sela jemuran,
Kepada kawan yang masih enggan beranjak

Komentar
Posting Komentar