A kindly reminder for my self Entah pernah baca ini dimana, katanya rumus kehidupan sebagai seorang hamba adalah doa, ikhtiar, dan tawakal. Karena ikhtiar tanpa doa itu sombong, dan doa tanpa ikhtiar itu sama saja bohong. Lalu, setelah berikhtiar dan berdoa, biar Allah yang menetapkan hasil terbaiknya. Itulah bentuk tawakal. Tapi, ada satu hal yang harus berjalan beriringan dengan doa, ikhtiar, dan tawakal, yaitu sangka baik... yang muaranya takkan jauh-jauh dari syukur ataupun sabar, dan tidak ada kerugian di antara keduanya. Kalau bersyukur, Allah tambah nikmatmu, kalau bersabar kamu mendapat pahala, dan Allah bersamamu. Berbaik sangkalah pada Allah bahwa semua ketetapan-Nya adalah yang terbaik, karena Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Jangan pernah lepaskan sangka baikmu pada Allah, ya. ♥️🤗 Maros, 31 Agustus 2026
Karya: St. Rahmah Syam
Kau terlalu menjunjung tinggi sebuah rasa bernama kesetiaan
Bersampul penantian
Mengalungkan harapan dalam sebuah penghianatan
Tak jua menoleh ke timur sana
Pun di balik cakrawala barat
Ada secerca cahya yang 'kan mengikis kalbu
Sebuah kobaran tak berwujud
Yang 'kan membakar sayatan luka di hatimu
Tidakkah kau mampu memutar ulang kenyataan?
Bahwa apa yang kau pandang adalah semu
Hanya ada di dalam angan
Sebuah impian bertajuk abstrak
Lenyap oleh gemuruh petir dan hening malam
Tertelan badai kesunyian
Beranjaklah menanti
Sebelum waktu beranjak bersahabat denganmu...
~Guratan di sela jemuran,
Kepada kawan yang masih enggan beranjak

Komentar
Posting Komentar