A kindly reminder for my self Entah pernah baca ini dimana, katanya rumus kehidupan sebagai seorang hamba adalah doa, ikhtiar, dan tawakal. Karena ikhtiar tanpa doa itu sombong, dan doa tanpa ikhtiar itu sama saja bohong. Lalu, setelah berikhtiar dan berdoa, biar Allah yang menetapkan hasil terbaiknya. Itulah bentuk tawakal. Tapi, ada satu hal yang harus berjalan beriringan dengan doa, ikhtiar, dan tawakal, yaitu sangka baik... yang muaranya takkan jauh-jauh dari syukur ataupun sabar, dan tidak ada kerugian di antara keduanya. Kalau bersyukur, Allah tambah nikmatmu, kalau bersabar kamu mendapat pahala, dan Allah bersamamu. Berbaik sangkalah pada Allah bahwa semua ketetapan-Nya adalah yang terbaik, karena Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Jangan pernah lepaskan sangka baikmu pada Allah, ya. ♥️🤗 Maros, 31 Agustus 2026
Kak, malam ini kutemui dirimu lagi, dalam layar persegi telepon selulerku. Malam ini kutemui dirimu lagi, dengan senyum yang khas itu. Kulihat kamu begitu sumringah, juga menawan. Syukurlah aku masih bisa melihat wajah yang selalu kurindu itu. Tapi kak, Biar di sini saja kusampaikan, kalau sejujurnya aku sering iri dengan mereka yang punya banyak foto bersamamu. Dengan mereka yang lebih dulu menghabiskan banyak waktu denganmu. Aku ingin lebih lama, andai masih bisa kembali. Kak, bagaimana ini? Aku sudah berjanji untuk berdamai dengan perasaanku. Tetapi jemariku masih sering mencari-cari dirimu di dunia maya. Aku ingin bertemu sekali lagi kak. Ingin memelukmu dan mengambil banyak gambar dengan senyum terbaik kita. Ingin kusampaikan kalau aku sayang kamu, meski mungkin dengan suara yang lirih, wajah yang memerah karena malu atau dengan tangis siap kehilangan. Aduh, Harusnya aku tak seperti ini. Maafkan Amma ya Allah. Maafkan Amma juga ya kak. (to ...