@ammasyam_ Akun Instagramku kehapus, hiksss ðŸ˜ðŸ˜ Let me say good bye to my Instagram account @ammasyam_ Huuffftttt Aku lagi shift pagi di tanggal merah hari jumat, dan kondisi IGD sangat hectic, pasien terus berdatangan, mayoritas anak-anak yang sulit dipasang infus. Lalu setelah itu ada pasien gawat dengan kondisi kesadaran menurun. Aku melihat dari balik loket apotek ketegangan yang berubah jadi isak tangis saat qadarullah pasien gawat tersebut dinyatakan meninggal dunia. Ada perasaan perih yang bercampur aduk mendengar suara tangis itu. Sementara resep pasien rawat inap masih terus masuk di aplikasi SIMRS dan pelayanan harus tetap berjalan. Di sela waktu sebelum sholat Dzuhur aku menyempatkan diri membuka hape, dan tada... ada notif dari Instagram kalau akunku ditangguhkan. Karena sedang hectic, kuabaikanlah notif itu. Nanti saja di rumah. Diperjalanan pulang, aku melipir ke minimarket, dan saat mau keluar aku baru sadar kalau di luar sedang hujan deras. ...
Masihkah kita tega berhura-hura di tengah duka saudara kita?
Menyerbu langit dengan gempita mercun
Tak sadarkah kita bahwa penjuru langit hendak melaknat?
Atas ketamakan membakar rupiah di depan matanya
Sampai hatikah kita bersenandung, berlenggak-lenggok?
Sedang di sana saudara kita dirundung pilu dan derita
Tak tersentuhkah menatap tetes kesedihannya?
Sedikit saja, walau di balik layar kaca
Saudaraku,
Belum lagi pulih Banjarnegara
Masih tersisa pula gemetar dan cemas di Ternate
Lalu, tersentak lagi oleh hilangnya pesawat AirAsia
Dan kini, dengan bangganya ada yang menertawakan langit
Melayangkan serangan, walau berupa petasan
Meniup terompet, berpesta pora
Hei, negeri kita tengah berduka
Anak-anak menangis, menjerit
Jenazah mengapung di lautan sana
Sebagian hilang
Menyisakan tanya,
Dimanakah nuranimu?
Maros, 31122014- 23.35
Sampai hatikah kita bersenandung, berlenggak-lenggok?
Sedang di sana saudara kita dirundung pilu dan derita
Tak tersentuhkah menatap tetes kesedihannya?
Sedikit saja, walau di balik layar kaca
Saudaraku,
Belum lagi pulih Banjarnegara
Masih tersisa pula gemetar dan cemas di Ternate
Lalu, tersentak lagi oleh hilangnya pesawat AirAsia
Dan kini, dengan bangganya ada yang menertawakan langit
Melayangkan serangan, walau berupa petasan
Meniup terompet, berpesta pora
Hei, negeri kita tengah berduka
Anak-anak menangis, menjerit
Jenazah mengapung di lautan sana
Sebagian hilang
Menyisakan tanya,
Dimanakah nuranimu?
Maros, 31122014- 23.35
Komentar
Posting Komentar