Bismillah... Untuk setiap duka yang terasa panjang... Semoga Allah mudahkan kita melihat hikmah di baliknya. Untuk setiap luka yang diam-diam terasa… semoga Allah menjadikannya penggugur dosa. Untuk setiap sedih yang singgah tanpa diminta... semoga Allah menghitungnya sebagai doa yang tak sempat terucap. Untuk setiap tangis yang jatuh dalam sepi… semoga Allah menyimpannya sebagai pahala yang tak terlihat. Untuk setiap hati yang pernah terasa berat… semoga Allah menggantinya dengan ketenangan yang pelan-pelan datang. Untuk setiap langkah yang tertatih menahan perih… semoga Allah menjadikannya jalan pulang menuju hati yang lebih kuat. Untuk setiap hari yang dilewati dengan tabah… semoga Allah menghadirkan hari di mana kita tersenyum sambil berkata, “Terima kasih Yaa Allah... Ternyata aku bisa melewati semuanya.” ✨ Catatan 07 Ramadhan 1447H Maros, 25 Februari 2026
Kelas nampak sepi, sedang seseorang di sudutnya tengah berkutat dengan rumah mayanya. Sesekali mengernyit saat melihat hal unik, tak jarang pula senyumnya merekah indah sembari membuka jendela biliknya. Lantas, seseorang mengetuk pintu.
" Assalamu'alaikum "
"Wa'alaikumsalam" Sang tuan mengernyit, mencoba membuka lembaran memorinya, 'siapa tamu ini?'
"Namamu, siapa?" Sang tuan mengernyit, lagi. Jelas-jelas namanya tertera di depan pintu. Aneh, batinnya.
"Tidakkah kau lihat sebelum mengetuk?"
....
"Ah, iya, maaf." Sang tamu hanya tersenyum kikuk.
~~~

Komentar
Posting Komentar