A kindly reminder for my self Entah pernah baca ini dimana, katanya rumus kehidupan sebagai seorang hamba adalah doa, ikhtiar, dan tawakal. Karena ikhtiar tanpa doa itu sombong, dan doa tanpa ikhtiar itu sama saja bohong. Lalu, setelah berikhtiar dan berdoa, biar Allah yang menetapkan hasil terbaiknya. Itulah bentuk tawakal. Tapi, ada satu hal yang harus berjalan beriringan dengan doa, ikhtiar, dan tawakal, yaitu sangka baik... yang muaranya takkan jauh-jauh dari syukur ataupun sabar, dan tidak ada kerugian di antara keduanya. Kalau bersyukur, Allah tambah nikmatmu, kalau bersabar kamu mendapat pahala, dan Allah bersamamu. Berbaik sangkalah pada Allah bahwa semua ketetapan-Nya adalah yang terbaik, karena Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Jangan pernah lepaskan sangka baikmu pada Allah, ya. ♥️🤗 Maros, 31 Agustus 2026
Rabbi... Aku sakit, benar-benar sakit. Mohon sembuhkan Yaa Allah. Luka yang kubawa ke mana-mana selama ini kian terasa perih dan menyesakkan. Rabbi... Betapa aku ingin sembuh, sebelum Engkau ambil nyawa ini. Mohon berkahi segala usahaku dalam mencari penawar sakitku. Mohon beri sebaik-baiknya kesembuhan. Kesembuhan yang tidak menyisakan sakit lagi. Kesembuhan yang tidak menimbulkan penyakit baru. Rabbi... Mereka melihatku tertawa, melihatku bekerja, melihatku marah-marah. Tetapi Engkau yang paling tahu betapa aku menangis dalam hati. Engkau yang paling tahu air mata yang jatuh saat aku seorang diri. Maka mohon Robbi, kiranya ini adalah petunjuk dari-Mu, mohon bukakan jalan dan lancarkan proses penyembuhanku. Hanya Kepada-Mu duhai Rabbi, aku memohon kelapangan hati, mohon ajarkan arti ikhlas yang sesungguhnya. Jika boleh kupinta, aku ingin pulang dalam keadaan hati yang bersih dan sedang mencintai-Mu dengan sangat. Maros, 16 Januari 2021 Di tempat yang sama, dengan doa y...