Langsung ke konten utama

Catatan terakhir...

Geunyang Badadeuryeora~

"Terimalah saja semuanya. Mau itu uang, kehormatan, atau hatiku"—Lee Wan, Ian Daegun Chaga.  Aaaa, akhirnya ada dialog yang bisa menggantikan kepercayaanku tentang  perkataan Shin Woo Hyun . Hihi^^ Notes hapeku, 17 Mei 2026 baru diposting setelah rewatch Perfect Crown :D

Memoar Rasa 13 Januari (1)

Sore itu, kami menunggu acc dokter untuk pulang.
Alhamdulillah Mama membaik, kata dokter sudah bisa lanjut istirahat di rumah. Insyaa Allah 3 hari lagi check up di poli.

Qadarullah, '3 hari lagi' menurut dokter berbeda dengan '3 hari lagi' menurut Allah. Rabu itu mama harusnya melalui berbagai pemeriksaan persiapan kemoterapi (lagi). Tapi kata Allah, rabu itu waktunya untuk istirahat sebelum benar-benar pulang ke kampung abadi.

Allah memanggil Mama.

Allah mengabulkan tiga do'aku sekaligus. Do'a agar Mama lekas sembuh. Do'a jika kelak Allah memanggil salah satu dari kami, semoga kami bisa saling mendampingi. Dan do'a semoga Amma bisa selalu ada di samping Mama sampai ajal memisahkan kami.

Robbi... Kejadian pagi itu terus terngiang-ngiang di benakku. Betapa Engkau begitu mencintai hamba-Mu lebih dari segala semesta.

Robbi... Pagi itu, hanya ada kami berdua di bilik ruang UGD isolasi. Jika bukan karena-Mu, entah seperti apa jadiku. Aku merasa sendiri, meski ruang isolasi bertirai plastik bening itu dipenuhi pasien.  Duniaku runtuh bahkan sebelum para dokter dan perawat menyatakan kepergian Mama. Aku kehilangan Mama. Perempuan paling kusayang. Perempuan yang melahirkanku. Perempuan paling berjasa dalam hidupku.

Robbi... Robbi... Tolongka'. Tolong Mamaku...

Robbi... Engkau yang paling tahu bagaimana diriku kala itu. Engkau pula yang paling tahu, betapa fakirnya ilmu yang kumiliki. Maka hanya kepada Engkau duhai Robbi.. Aku memohon ampun atas segala ketidaktahuan dan segala kekhilafanku. Hanya kepada Engkau duhai Dzat yang Maha Mencintai Hamba-Nya, aku memohon pertolongan untuk Mama, semoga dalam segala ketidaktahuanku itu Engkau kirimkan Malaikatul Rahmah membersamai Malaikat Maut saat menjemput Mamaku.

Robbi... Aku percaya cinta-Mu kepada hamba-Mu lebih besar dari kemurkaan-Mu. Aku percaya, ampunan-Mu jauh lebih banyak dari buih di lautan, maka mohon cintailah Mamaku, Robbi... Mohon ampunilah beliau. Sungguh aku percaya bahwa rasa sakit yang kau berikan selama ini adalah bentuk kasih-Mu pada Mama, maka semoga Engkau berkenan menggugurkan segala dosa-dosa Mama lewat sakitnya.

...

Sudah sebulan ya Ma. Semoga Mama baik-baik di sana. Semoga Allah jaga dan cintai Mama, sebagaimana totalitasnya Mama untuk anak-anak Mama selama ini. Amma sayang Mama, tapi Allah jauh lebih sayang sama Mama.

Allahummagfirlaha warhamha wa'afihi wa'fuanha.
...

Maros, 12 Februari 2021.
Catatan pertama di tahun pertama tanpa Mama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sehimpun Luka

Sebab pada bagian yang mana lagi akan kau tanamkan duka Sedang lahan-lahan hati disesaki luka Dan daun-daun kenangan rimbun berjatuhan Sebab pada tangkai yang mana lagi akan kau petik buah-buah ranum kebahagiaan Sedang tanahku gersang Meski hujan hilir-mudik mengguyur Sebab pada pohon yang mana lagi kau akan sembunyi Sedang jemari letih memangkas perih Dan angin sibuk meniupkan bayangmu Sebab pada akar yang mana lagi kau akan menyandung tungkai Sedang rapuhnya kian kerontang Dan aku tak lagi peduli *Maros, 190616

Surat untuk Kak Iis yang jauuuh di sana

Hai kak! Di dunia lagi banyak trend baru loh.  Dulu tuh, camping, mendaki, menurutku sesuatu yg susah buat dilakuin, tapi hari-hari ini jadi sering lihat postingan orang-orang lagi hiking, wisata alam juga makin banyak yang bisa di-explore. Terus ada juga trend jogging yang saking nge-trend-nya tuh sampai ada jokinya kak. Joki strava namanya, orang lain yang lari, tapi kita yg ngeklaim dan posting pace strava-nya wkwk. Trend tiktok yang dari dulu memang sudah ada, sekarang makin banyak gayanya. Dari yang stecu-stecu, velocity, hmm apa lagi di', banyak dek pokoknya. Kayaknya tiap bulan tuh, adaaa aja trend tiktokan baru. Terus ini yang paling canggih menurutku kak, AI. Dibaca ei-ai. Semacam google tapi dia lebih hebat, bahkan bisa visualisasikan gambar dan video cuma dari deksripsi yang kita ketik. Agak ngeri dikit sih yah kalau di tangan orang yang salah. Di IG ku juga sering muncul isu-isu mental health, makin banyak orang yang aware. Terus, kalau dulu kita cuma tahu empat jenis k...

@ammasyam_

@ammasyam_ Akun Instagramku kehapus, hiksss 😭😭 Let me say good bye to my Instagram account @ammasyam_ Huuffftttt Aku lagi shift pagi di tanggal merah hari jumat, dan kondisi IGD sangat hectic, pasien terus berdatangan, mayoritas anak-anak yang sulit dipasang infus. Lalu setelah itu ada pasien gawat dengan kondisi kesadaran menurun. Aku melihat dari balik loket apotek ketegangan yang berubah jadi isak tangis saat qadarullah pasien gawat tersebut dinyatakan meninggal dunia.  Ada perasaan perih yang bercampur aduk mendengar suara tangis itu. Sementara resep pasien rawat inap masih terus masuk di aplikasi SIMRS dan pelayanan harus tetap berjalan. Di sela waktu sebelum sholat Dzuhur aku menyempatkan diri membuka hape, dan tada... ada notif dari Instagram kalau akunku ditangguhkan. Karena sedang hectic, kuabaikanlah notif itu. Nanti saja di rumah.  Diperjalanan pulang, aku melipir ke minimarket, dan saat mau keluar aku baru sadar kalau di luar sedang hujan deras. ...