Pelajaran di usia dua puluh delapan tahun: Ayo kita cintai dan maafkan diri kita sendiri. Maafkan juga kesalahan orang lain, bukan karena kita pantas disakiti, tapi demi kelegaan dan ketenangan diri sendiri. Sadari bahwa kita hanya manusia. Aku, kamu, dia, mereka, semua berpotensi berbuat salah dan membuat kecewa. Kita bukan malaikat. Itulah kenapa Allah memberikan kita hati, akal, dan pikiran. Kita diberi pilihan mau memaafkan, mau mengikhlaskan, mau menerima dengan lapang, atau mau memelihara dendam dan kebencian. Kita diberi pilihan mau menjalani hidup dengan bahagia dan tenang atau membuang-buang waktu dengan penyesalan yang tidak ada habisnya. Kali ini, aku memilih diriku sendiri. Terima kasih ya Amma, sudah bertahan sejauh ini. Tenang saja, ada Allah kok. Jangan putus doa-doa baiknya. Gak akan rugi, insyaa Allah. Untuk semua hal yang tidak kamu adukan pada ayah, tidak pula kamu tangisi di makam ibu, dan hal-hal yang tidak kamu ceritakan pada adikmu, aku cuma mau bilang...
| Fokus ke gelangnya aja pemirsa |
Aku suka gelang. Dan mama suka sekali membelikan gelang untukku. Waktu kecil, bahkan sampai SMP aku punya banyak gelang, sebagian dari mama, sebagian kubuat sendiri. Ada yang dari manik, ada pula yang dari tali kur, terus kujual ke teman-teman hahaha (dasar otak pa'balu'). Sayangnya sekarang aku sudah lupa cara membuatnya, huff... Gelang yang kupakai di foto itupun pemberian mama. Meski begitu, sudah lama sekali aku tak pakai gelang, sebelum kemudian mama memberiku gelang di foto itu. Gelang sebelumnya, aku masih ingat, kubeli di Bantimurung. Sebuah gelang besi putih yang ada tulisan hangeul Kang Min Hyuk-nya >_< lagi-lagi, itu dari mama. Ah, maksudku, dibayarkan mama, dengan sedikit rengekan dariku :D Ah, itu sudah lama sekali, kelas satu atau dua SMK kurang lebih. Lalu hilang di kantor DPRD ketika aku membawa proposal. Hmm, itu proposal apa yah, aku lupa -,- Yang jelas, sudah lama sekali aku tak pakai gelang. Lalu mama meberiku gelang coklat itu, uh, suka sekali. Terima kasih mama. Amma sayang mama, hehehe....
Sudah dulu, ini hari senin dan aku harus bergegas ke kampus.
***
Maros, 17 Desember 2018
Komentar
Posting Komentar