Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2015

Catatan terakhir...

Tak Ada yang Sia-sia

Bismillah... Untuk setiap duka yang terasa panjang... Semoga Allah mudahkan kita melihat hikmah di baliknya.  Untuk setiap luka yang diam-diam terasa… semoga Allah menjadikannya penggugur dosa.  Untuk setiap sedih yang singgah tanpa diminta... semoga Allah menghitungnya sebagai doa yang tak sempat terucap. Untuk setiap tangis yang jatuh dalam sepi… semoga Allah menyimpannya sebagai pahala yang tak terlihat. Untuk setiap hati yang pernah terasa berat… semoga Allah menggantinya dengan ketenangan yang pelan-pelan datang. Untuk setiap langkah yang tertatih menahan perih… semoga Allah menjadikannya jalan pulang menuju hati yang lebih kuat. Untuk setiap hari yang dilewati dengan tabah… semoga Allah menghadirkan hari di mana kita tersenyum sambil berkata, “Terima kasih Yaa Allah... Ternyata aku bisa melewati semuanya.” ✨ Catatan 07 Ramadhan 1447H Maros, 25 Februari 2026

Jeda

Adakah yang lebih menyebalkan dari bara yang mencipta dingin berkepanjangan? Yang beterbangan menghantui ingatan. Atau yang tertahan namun menyiksa. Karena terkadang apa yang tersemat itu menyesakkan. -Am- Maros, 30 April 2015

Masih Tentang Perempuan

Belajar Dari R.A Kartini Hai hai... Assalamu'alaikum. Sebagai pembuka, ada kekata yang terlebih dulu ingin kuutarakan. "Aku rindu... ah, tidak. Bukan aku, tapi jemariku, hatiku juga -mungkin- mungkin juga... ugh! intinya aku rindu... menarikan jemari di atas keyboard  laptopku. "   Keping kenangan dari SDN 24 Parepare :') Hancurnya tulisanku -_- Perempuan-Perempuan Perkasa * entah siapa nama penulisnya, tidak ada yang tercantum di secarik kertas itu* Perempuan-perempuan pembaca di pagi buta dari manakah mereka? Ke stasiun kereta datang di bukit-bukit desa Sebelum peluit kereta pagi terjaga  Sebelum hari bermula ke pesta kerja Perempuan-perempuan yang membawa bakul dalam kereta, dari manakah mereka? Dari atas roda-roda baja mereka berkendang Mereka berlomba dengan surya ke gerbang kota Merebuk hidup di pasar-pasar kota Perempuan-perempuan ini, yang membawa bakul di pagi buta siapakah mereka? Mereka adalah...