Pelajaran di usia dua puluh delapan tahun: Ayo kita cintai dan maafkan diri kita sendiri. Maafkan juga kesalahan orang lain, bukan karena kita pantas disakiti, tapi demi kelegaan dan ketenangan diri sendiri. Sadari bahwa kita hanya manusia. Aku, kamu, dia, mereka, semua berpotensi berbuat salah dan membuat kecewa. Kita bukan malaikat. Itulah kenapa Allah memberikan kita hati, akal, dan pikiran. Kita diberi pilihan mau memaafkan, mau mengikhlaskan, mau menerima dengan lapang, atau mau memelihara dendam dan kebencian. Kita diberi pilihan mau menjalani hidup dengan bahagia dan tenang atau membuang-buang waktu dengan penyesalan yang tidak ada habisnya. Kali ini, aku memilih diriku sendiri. Terima kasih ya Amma, sudah bertahan sejauh ini. Tenang saja, ada Allah kok. Jangan putus doa-doa baiknya. Gak akan rugi, insyaa Allah. Untuk semua hal yang tidak kamu adukan pada ayah, tidak pula kamu tangisi di makam ibu, dan hal-hal yang tidak kamu ceritakan pada adikmu, aku cuma mau bilang...
Tiba-tiba saja melintas 'apa itu cinta'. Ah, ye. Katanya cinta bisa ada dimana-mana. So, let's we see!.
Apa cinta itu punya obat? Atau justru cintalah yang menjadi obat? Ah, jika iya, tolong, katakan, obat apa dia?
Apa cinta juga punya efek Terapeutik dan Protilaktif? Emmhh... bisa jadi!
Bisakah cinta itu disebut 'Medicamentum ad Usum Internum dan Medicamentum ad Usum Externum'? Apa cinta juga beretiket?Mungkinkah cinta beretiket putih atau biru? Ah, mungkin jika cinta beretiket dia akan beretiket pink. Wahaha...
Suatu saat nanti, di masa megamodern akan ada penemuan obat super. Treedeeng... "LOVE PANAFORALIS" ~Love Panaceafor All Ills~ *maaf, bahasa Inggrisnya ngaco*. Memiliki ciri serupa tapi beda dengan obat keras. Dan beginilah ciri-cirinya: Lingkaran bulat berwarna merah jambu dengan garis tepi hitam dan tanda love yang menyentuh garis tepi.
Lalu, bagaimanakah dengan sumbernya? Mungkinkah cinta bersumber dari flora, fauna, atau mungkin mineral?
Ah, bukan, sepertinya cinta berasal dari bahan sintesis.
-Juga bukan jawaban yang tepat.
Kalau begitu cinta bermula dari fungi!
Huh, sepertinya asal cinta sangat sulit ditemukan.
Lalu bagaimana dengan penemuan obat super itu?
Hening.
~Cinta. Cinta sepertinya bersumber dari hati. Ottokhae?
See you next time...
07.01.2014

Komentar
Posting Komentar