Langsung ke konten utama

Postingan

Catatan terakhir...

Tak Ada yang Sia-sia

Bismillah... Untuk setiap duka yang terasa panjang... Semoga Allah mudahkan kita melihat hikmah di baliknya.  Untuk setiap luka yang diam-diam terasa… semoga Allah menjadikannya penggugur dosa.  Untuk setiap sedih yang singgah tanpa diminta... semoga Allah menghitungnya sebagai doa yang tak sempat terucap. Untuk setiap tangis yang jatuh dalam sepi… semoga Allah menyimpannya sebagai pahala yang tak terlihat. Untuk setiap hati yang pernah terasa berat… semoga Allah menggantinya dengan ketenangan yang pelan-pelan datang. Untuk setiap langkah yang tertatih menahan perih… semoga Allah menjadikannya jalan pulang menuju hati yang lebih kuat. Untuk setiap hari yang dilewati dengan tabah… semoga Allah menghadirkan hari di mana kita tersenyum sambil berkata, “Terima kasih Yaa Allah... Ternyata aku bisa melewati semuanya.” ✨ Catatan 07 Ramadhan 1447H Maros, 25 Februari 2026

Random Me (4)

Sesungguhnya manusia adalah kolase kepura-puraan: Pura-pura lupa. Pura-pura bahagia. Pura-pura kecewa. Pura-pura sakit. Pura-pura sehat. Pura-pura kuat. Pura-pura semangat. Pura-pura mengerti. Pura-pura tidak tahu. Pura-pura tidak mau. Pura-pura mengalah. Pura-pura bersalah. Pura-pura terri, pura-pura micawa. Sesungguhnya manusia adalah kolase kepura-puraan. Entah, pada kepura-puraan mana yang akan  menyelamatkan orang lain dan menikam manusia itu sendiri. Atau sebaliknya. Kepada manusia, saling menyelamatkanlah. ** -Ruang Keluarga, dini hari. Maros, 13 November 2020

Random Me (2)

Sesungguhnya manusia adalah kumpulan luka. Luka yang sembuh sendiri. Luka yang diobati, yang dirawat hingga pulih. Dan luka yang dibiarkan begitu saja, berharap ia sembuh seiring waktu, tapi justru semakin menganga. Sesungguhnya manusia adalah kumpulan luka. Dan aku adalah luka yang mulai lelah. Kepada manusia, saling menyelamatkanlah.  ** -Apt. Ameria 2 08 November 2020

Random Me (1)

Kamu bilang kamu akan jadi yang paling mengerti dan akan selalu belajar untuk mengerti diriku. Maka, kuberi kamu satu PR. Kenapa aku tak suka menanam bunga  seperti kebanyakan wanita di luar sana? Kirim jawabannya lewat whatsapp ya! ** -Maros, 03 Oktober 2020

Semoga Lupa

Sebenarnya, ada banyak sekali yang ingin kutuliskan di sini. Tentang luka - luka yang kugoreskan sendiri dan ditancapkan orang lain pada diriku. Tentang kisah saling menyakiti dan egoisme yang tak kunjung reda. Tentang air mata yang semakin hari kian tak tahu diri, jatuh tanpa permisi. Tentang cerita lama yang berulang kali terjadi. Itu lagi. Itu lagi. Sekiranya bisa, ingin kuhapus saja semua kenangan pahit. Jangan lagi ada kata dendam. Luka-luka ini, biar kuobati sendiri. Tapi, bisakah manusia saling menyelamatkan saja? Aku, ingin sekali bercerita. Aku, ingin sekali bercerita. Kuulang lagi. Kuulang lagi. Lalu kutelan kembali mentah-mentah. Entah sampai kapan, yang kutahu, Allah satu - satunya tameng kekuatan. Sudah cukup kekhilafan yang kusaksikan. Mohon Allah, jangan biarkan aku khilaf. *** Kutitipkan catatan ini di sini. Semoga kelak, ketika kubaca kembali, kisah ini sudah terganti dengan cerita-cerita indah yang kurindukan sejak lama. Semoga kelak, ketika kubaca kembali, ...

Rabbi..

Rabbi.. mohon beri kekuatan. Rabbi.. mohon lapangkan kesabaran. Rabbi.. mohon tambahkan waktu kami bersama Juli.. sudah cukup luka, mohon jangan tambah jadi duka. Aku takut. Benar-benar takut kehilangan. Laa ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin.

Benarkah Aku Sedang Patah Hati?

Sejak tadi postingan ini tak jadi-jadi. Ketik.  Hapus. Ketik. Hapus. Padahal cuma mau bilang kalau kayaknya Amma lagi patah hati deh. Eh tapi entahlah. Katanya sih patah hati, tapi dari tadi lihat foto sepasang pengantin baru malah senyam senyum sendiri. Pengen galau, tapi apa yang mesti digalaukan? Pengen nangis tapi juga tidak punya alasan yang jelas. Apa ini yang namanya kalah sebelum berjuang? Tapi kenapa aku juga merasa amat bahagia. Hatiku patah sambil berbunga. Istilah macam apa itu. Aduh, kenapa patah hatiku serancu ini. Dasar aku. Maros, 14 Oktober 20 19