Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Catatan terakhir...

Tak Ada yang Sia-sia

Bismillah... Untuk setiap duka yang terasa panjang... Semoga Allah mudahkan kita melihat hikmah di baliknya.  Untuk setiap luka yang diam-diam terasa… semoga Allah menjadikannya penggugur dosa.  Untuk setiap sedih yang singgah tanpa diminta... semoga Allah menghitungnya sebagai doa yang tak sempat terucap. Untuk setiap tangis yang jatuh dalam sepi… semoga Allah menyimpannya sebagai pahala yang tak terlihat. Untuk setiap hati yang pernah terasa berat… semoga Allah menggantinya dengan ketenangan yang pelan-pelan datang. Untuk setiap langkah yang tertatih menahan perih… semoga Allah menjadikannya jalan pulang menuju hati yang lebih kuat. Untuk setiap hari yang dilewati dengan tabah… semoga Allah menghadirkan hari di mana kita tersenyum sambil berkata, “Terima kasih Yaa Allah... Ternyata aku bisa melewati semuanya.” ✨ Catatan 07 Ramadhan 1447H Maros, 25 Februari 2026

Kzl!

Kenapa bodoh sekali? Kenapa menyakiti diri sendiri? Kamu itu kenapa sih? Katanya jangan lupa makan Tapi makanmu sendiri kau abaikan Lama-lama aku kzl juga sama kamu! *** Di depan Lelong, Pasar Ikan. Sambil Nungguin Mama. Ahad, 08 September 2019 (dari Amma kepada Amma)

Jahat

Aku tak ingin jadi jahat Tak ingin mematahkan apalagi menghancurkan Tolong, kamu berhenti di situ saja Kalau kamu mendekat, bisa bisa aku jadi nekat Aku tak ingin jadi jahat Tak ingin kamu kecewa apalagi jatuh sakit Tolong, tak bisakah kita biasa saja Biar kita lebih leluasa Aku tak ingin jadi jahat Tak ingin ada luka apalagi jadi duka Tolong, jangan minta aku berpuisi lagi Sebab, barangkali puisiku hanya ilusi Aku tak ingin jadi jahat Sebab aku juga pernah patah Bahkan hancur berkali-kali Rasanya biar aku saja yang cicipi Aku tahu kamu baik, Tapi semakin kamu mendekat Semakin hatiku menjadi takut Jadi bisakah kita berjarak? Aku pamit, permisi Kamu tolong jaga diri Dan jangan sakit lagi Maaf, aku terlanjur jadi jahat.  Maros,  07 September 2019

Sudah September!

Gud mowning my blog!  Sudah September, katanya ini bulan ceria. Agustus kemarin banyak cerita. Aku menangis berkali-kali. Di atas sajadah, di musholah kampus, di atas motor, di dalam kamar,  di dalam hati, di ruang keluarga, di dalam wc. Pokoknya berkali-kali. Tapi bukan itu yang ingin kusampaikan. Foto-foto di galeriku banyak sekali. Wajahku cantik, dipoles-dilukis. Bekas luka di bawah mata jadi tak nampak. Pokoknya, aku bahagia. Terbayar sudah rasa B aja saat ujian meja dan yudisium. Mendadak,  aku jadi punya banyak boneka.  Sudah September, katanya ini bulan ceria. Tapi kemarin aku sakit. Magku kambuh tengah malam, seperti biasa. Dengan gejala yang sudah hapal betul tapi masih juga kewalahan. Demam-Meriang-Mual-Muntah-Diare. Capek juga bolak-balik wc wkwkwk. Sampai sekarang perutku masih alay, susah diajak kompromi. Tapi tak apa,  yang penting aku kuat. Eh, maksudku yang penting Allah kuatkan. Hehehe. Sudah September, katanya ini bulan ...